SUMEDANG, Eltaranews.com – Sebanyak 174 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024 resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam prosesi pengambilan sumpah/janji yang berlangsung khidmat di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang, Rabu (8/4/2026).P

Pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. Momentum ini menjadi peneguhan komitmen para aparatur negara dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Pengangkatan tersebut merupakan tahap akhir setelah para CPNS menyelesaikan masa percobaan dan memenuhi seluruh persyaratan. Dengan status baru sebagai PNS, mereka dituntut bekerja profesional, berintegritas, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas.
“Ini bukan seremoni. Sumpah ini sakral, mengandung dua pertanggungjawaban: kepada Allah dan kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa PNS digaji dari pajak rakyat, sehingga wajib memberikan pelayanan terbaik dengan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Harus akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif,” ujarnya.
Bupati menilai mayoritas PNS yang dilantik merupakan generasi muda yang memiliki potensi besar dalam mendorong inovasi di pemerintahan.
“Saya yakin kalian akan menjadi sumber ide, gagasan, dan kreativitas. Aktualisasikan potensi itu di tempat tugas masing-masing,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya bekerja dengan pendekatan berbasis data serta memahami tiga dimensi utama: belajar dari masa lalu, memahami masa kini, dan menyiapkan masa depan.
Tak kalah penting, Bupati mengingatkan seluruh PNS untuk menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Jangan sekali-kali mendekati KKN. Patuhi aturan yang ada,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati berharap para PNS yang baru dilantik mampu menunjukkan kinerja yang lebih baik dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Setelah jadi PNS, kinerja harus meningkat dan prestasi harus diraih,” pungkasnya.
