25 Pejabat Pemkab Sumedang Dilantik, Bupati Tekankan Profesionalisme dan Integritas ASN

Terkini

SUMEDANG – eltaranews.com. Sebanyak 25 pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, di Gedung Negara, Kamis (22/1/2026).

Pelantikan tersebut meliputi 3 pejabat eselon II, 4 pejabat eselon III, 7 pejabat eselon IV, serta 11 pejabat fungsional.

Dalam sambutannya, Bupati Dony menegaskan bahwa promosi dan mutasi merupakan bagian penting dari pengembangan organisasi pemerintahan. Menurutnya, rotasi jabatan memberikan kesempatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memperluas wawasan, menambah pengalaman, memperkuat jejaring, serta meningkatkan kompetensi di lingkungan kerja yang baru.

“Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi amanah. Luruskan niat bahwa bekerja adalah bagian dari ibadah dan pengabdian kepada masyarakat,” tegas Dony.

Ia menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas. Niat yang lurus, kata dia, akan melahirkan pikiran, ucapan, dan tindakan yang baik secara konsisten sehingga membentuk karakter dan menghasilkan dampak positif.

Bupati juga mengingatkan ASN untuk selalu patuh terhadap aturan, bekerja dengan penuh rasa syukur, serta memastikan hasil kerja yang berkualitas, bermanfaat, dan berdampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar memenuhi administrasi.

Selain itu, ASN didorong memahami diri dan lingkungan kerja melalui pendekatan Trilogi Kesadaran, yakni mengenali potensi diri, tantangan yang dihadapi, serta kondisi lingkungan sekitar. Analisis seperti SWOT dinilai penting untuk merumuskan solusi yang tepat.

Dalam pidatonya, Dony turut menekankan pentingnya inovasi, pemanfaatan data yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung pelayanan publik, khususnya pada sektor-sektor layanan langsung.

Perhatian khusus juga diberikan kepada Dinas Sosial agar lebih optimal dalam menangani persoalan kesejahteraan masyarakat, termasuk fakir miskin, anak yatim, dan optimalisasi program bantuan sosial.

“Data yang bersih dan akurat adalah kunci lahirnya kebijakan yang tepat sasaran,” pungkasnya.

Pelantikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumedang.

(Bahaep)