HUT PGRI ke-80 dan HGN dekatkan Guru dan Masyarakat

Pendidikan

Sumedang-eltaranews.com. Peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 di Kabupaten Sumedang menghadirkan nuansa baru dengan pelaksanaan upacara di Lapangan Jayamaya, Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu—lokasi yang berada sangat dekat dengan masyarakat dan kawasan wisata Bendungan Jatigede.

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, mengapresiasi langkah inovatif ini. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di desa memberikan warna berbeda dan mampu menginspirasi warga sekitar.

“Pertama, saya mengapresiasi kegiatan peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional yang berada dekat dengan masyarakat. Saya yakin ini akan menginspirasi warga sekitar. Kedua, PGRI memiliki semangat kuat untuk membumikan peran guru hingga ke sudut-sudut Kabupaten Sumedang sekaligus memajukan pariwisata, khususnya karena di sini ada Jatigede. Terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan PGRI yang telah menghadirkan sesuatu yang berbeda dengan melaksanakan upacara di desa yang dekat bendungan,” ujar Bupati.

Ketua PGRI Kabupaten Sumedang, Pepen Supendi, menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara di Cisitu bertujuan untuk memperkuat kedekatan antara guru dan masyarakat, terutama di wilayah sekitar Jatigede yang meliputi Kecamatan Cisitu, Situraja, Darmaraja, Wado, Jatinunggal, hingga Cibugel.

“Prioritas utama kegiatan ini adalah mendekatkan guru dengan masyarakat sekitar sini. Yang kedua, mengenalkan lebih jauh destinasi Jatigede kepada seluruh guru di Kabupaten Sumedang. Upacara di lokasi seperti ini adalah program pertama, dan tahun depan kita akan mencari kecamatan lain yang siap menjadi tuan rumah,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar kekompakan guru semakin meningkat dan kesejahteraan mereka terus mendapat perhatian pemerintah daerah.
“Alhamdulillah dalam dua kegiatan berturut-turut—gerak jalan bulan lalu dan upacara hari ini—dukungan pemerintah daerah sangat besar. Kami berharap perhatian ini terus meningkat demi kesejahteraan guru Sumedang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan, menegaskan bahwa pelaksanaan upacara di Cisitu merupakan upaya nyata untuk mendekatkan guru kepada masyarakat. Antusiasme masyarakat dan para guru terlihat luar biasa, menjadi bukti tidak adanya sekat antara keduanya dalam memperingati Hari Guru.

“Harapan kami pada momentum HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 ini adalah agar kompetensi guru terus meningkat sehingga pelayanan pendidikan kepada anak-anak kita semakin baik. Selain itu, kesejahteraan guru Insya Allah akan terus diperhatikan secara bertahap agar semakin meningkat,” ucapnya.

Dengan konsep baru yang lebih dekat dengan masyarakat serta membawa unsur pengenalan pariwisata Jatigede, peringatan HUT PGRI tahun ini tidak hanya merayakan peran guru, tetapi juga memperkuat sinergi antara pendidikan, masyarakat, dan pembangunan daerah.

(Damy)