SUMEDANG-eltaranews.com. Pemerintah Kabupaten Sumedang melakukan rotasi dan mutasi kepala puskesmas sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Sebanyak lima hingga enam kepala puskesmas baru telah ditugaskan, dengan pertimbangan pengembangan staf, kebutuhan organisasi, dan optimalisasi kinerja. Senin 26/1/2026.
Kepala Dinas Kesehatan menegaskan, rotasi ini penting karena beberapa puskesmas sempat mengalami kekosongan jabatan selama satu hingga dua tahun. Staf yang telah bertugas lebih dari lima tahun di satu lokasi diharapkan mendapatkan pengalaman baru di puskesmas lain.
Bupati Sumedang, Doni Ahmad Munir, dalam sambutannya menekankan bahwa kepala puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan sekaligus agen perubahan di masyarakat. “Puskesmas bukan sekadar tempat mengurus laporan dan absensi, tetapi pusat pelayanan yang dekat dengan warga, terutama dalam promosi dan pencegahan kesehatan,” ujarnya.
Bupati menambahkan, pengangkatan kepala puskesmas memiliki makna amanah, tanggung jawab, dan penguatan komitmen untuk melayani masyarakat. Kepala puskesmas diharapkan aktif turun ke masyarakat, mengedukasi pola hidup bersih dan sehat, serta menjaga citra pemerintah daerah melalui pelayanan prima.
Program kerja Dinas Kesehatan 2026 akan difokuskan pada peningkatan pelayanan dasar, promosi kesehatan, dan upaya preventif, sejalan dengan tugas pokok dan fungsi dinas sesuai Peraturan Bupati Nomor 153 Tahun 2021.
Dengan langkah ini, Pemkab Sumedang berharap kinerja puskesmas akan semakin optimal, sekaligus menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan responsif bagi masyarakat
Bahaep
