Bupati Dony Berikan Insentif Kader Posyandu, Tegaskan Mereka Ujung Tombak Kesehatan Masyarakat

Terkini

Sumedang-eltaranews.com. Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian para kader Posyandu, Pemerintah Kabupaten Sumedang memberikan insentif kepada tiga orang perwakilan dari total 9865 kader Posyandu yang tersebar di Kabupaten Sumedang.

Insentif tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir pada saat dirinya menjadi narasumber pada kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Pendampingan Ibu Hamil yang digelar di Aula Tampomas, Senin (09/03/2026).

Bupati Dony mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas sekaligus meningkatkan semangat pengabdian para kader Posyandu yang selama ini hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, kader Posyandu merupakan pahlawan kesehatan di lapangan yang bekerja dengan penuh keikhlasan mendampingi masyarakat, mulai dari pemantauan ibu hamil hingga tumbuh kembang balita.

“Saya menyaksikan sendiri bagaimana ibu-ibu kader Posyandu menjadi ujung tombak kesehatan di masyarakat. Mereka memonitor stunting, memantau gizi, memastikan imunisasi berjalan, dan hadir langsung di tengah masyarakat,” ujar Dony.

Ia menambahkan, keberadaan kader Posyandu memiliki peran besar dalam menentukan kualitas generasi masa depan Kabupaten Sumedang.

“Di balik masa depan Sumedang yang sehat, ada peran besar para kader Posyandu. Masa depan Sumedang ada di tangan kader Posyandu yang dengan ikhlas mengabdi di tengah masyarakat,” katanya.

Bupati Dony juga mendorong para kader untuk terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan melalui berbagai kegiatan pembelajaran dan pelatihan.

“Teruslah belajar dan meningkatkan kapasitas. Termasuk hari ini kita belajar bersama agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tuturnya.

Selain itu, Bupati mengingatkan agar berbagai aplikasi dan sistem pendukung penanganan stunting kembali diaktifkan dan dimanfaatkan lagi secara optimal.

Ia pun menegaskan, dalam menjalankan pengabdian, setiap kader harus tetap menjaga semangat dan kebahagiaan dalam melayani masyarakat.

“Kendali ada pada diri kita. Kita yang memilih untuk tetap bahagia dalam mengabdi kepada masyarakat,” pungkasnya.