SUMEDANG, eltaranews.com — Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Desa Wanajaya dengan Desa Karangbungur mendapat respon positif dari masyarakat, khususnya warga Desa Wanajaya, Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang. Kehadiran jembatan tersebut dinilai sangat membantu aktivitas sehari-hari warga yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses antarwilayah.

Jembatan yang dibangun oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat melalui Kodim 0610/Sumedang ini menjadi solusi penting bagi masyarakat dalam meningkatkan mobilitas. Kini warga dapat menyeberang dengan lebih mudah, aman, dan cepat menuju wilayah Kecamatan Buahdua, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun mengangkut hasil pertanian.
Salah seorang warga Desa Wanajaya, Deni, mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, sebelum jembatan gantung dibangun, warga harus menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk mencapai wilayah seberang.
“Dulu kami harus memutar cukup jauh untuk bisa menyeberang ke wilayah Buahdua. Sekarang dengan adanya Jembatan Gantung Garuda, perjalanan menjadi lebih cepat dan aman,” ujarnya.
Selain mempermudah akses transportasi, keberadaan jembatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Warga kini lebih mudah membawa hasil pertanian untuk dipasarkan ke wilayah lain sehingga membuka peluang usaha baru dan meningkatkan aktivitas perdagangan antarwilayah.
Tokoh masyarakat Desa Wanajaya, Erwan, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI AD dalam membantu pembangunan di daerah, terutama di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan infrastruktur.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI AD. Jembatan ini sangat membantu masyarakat dan menjadi kebanggaan bagi warga Desa Wanajaya,” kata Erwan.
Dengan hadirnya Jembatan Gantung Garuda, masyarakat berharap fasilitas tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.
