Cahaya Harapan di Pegunungan Jila: TNI Pasang Lampu Tenaga Surya, Warga Kini Tak Lagi Hidup dalam Gelap

Terkini

Jila, Papua Tengah- eltaranews.com.  Kegelapan yang selama ini menyelimuti Distrik Jila perlahan mulai sirna. Satgas Pamobvitnas PT Freeport Indonesia dari Yonif 301/PKS menghadirkan secercah harapan dengan memasang lampu jalan tenaga surya di sepanjang jalan Desa Pasir Putih, Rabu (18/3/2026).

Di wilayah pegunungan yang masih minim akses listrik ini, malam hari kerap menjadi momok bagi warga. Tak sedikit masyarakat yang terpaksa beraktivitas dalam gelap karena keterbatasan panel surya dan baterai. Kondisi tersebut tak hanya menghambat aktivitas, tetapi juga meningkatkan risiko keamanan.

Melihat kondisi itu, Satgas Yonif 301/PKS turun langsung. Bersama Babinsa Koramil Jila, Bhabinkamtibmas Polsek Jila, dan warga, mereka bergotong royong memasang lampu penerangan jalan berbasis tenaga surya.

Danpos Jila, Lettu Inf Sri Pangestu, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian nyata TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat di daerah terpencil.

“Kami ingin kehadiran lampu ini bisa membantu warga beraktivitas di malam hari, sekaligus memberikan rasa aman,” ujarnya.

Manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Tokoh warga Jila, Laurens, mengaku sangat terbantu, terutama dalam kondisi darurat.

“Sekarang kalau malam ada keperluan ke Pos atau Puskesmas, tidak lagi gelap. Ini sangat berarti bagi kami,” katanya.

Sementara itu, Dansatgas Pamobvitnas PT Freeport Indonesia Yonif 301/PKS, Letkol Inf Arie Tetuko, S.I.P., M.I.P., menegaskan bahwa kehadiran Satgas bukan semata menjaga objek vital nasional, tetapi juga membawa dampak sosial bagi masyarakat.

“Kami ingin hadir sebagai solusi. Apa yang kami lakukan ini semoga bisa mempererat hubungan dan memberi manfaat nyata bagi warga,” tuturnya.

Kini, malam di Distrik Jila tak lagi sepenuhnya gelap. Lampu-lampu tenaga surya yang terpasang menjadi simbol perubahan—sekaligus harapan baru bagi masyarakat di pelosok Papua Tengah.