Kecapi Suling Warnai Lobi JNGR, Hadirkan Pengalaman Menginap Berkelas Bernuansa Budaya Sunda

Terkini

Sumedang- eltaranews.com. Suasana berbeda terasa di Jatinangor National Golf & Resort (JNGR), Senin 23/03/2026.  Kawasan hotel dan golf ini menghadirkan pengalaman menginap yang unik dengan menampilkan seni musik tradisional Sunda, kecapi suling, sebagai suguhan utama bagi para tamu.

Alunan kecapi suling yang dibawakan oleh seniman muda asal Kecamatan Jatinangor tampil selama tiga hari berturut-turut di area lobi. Perpaduan petikan kecapi dan tiupan suling bambu menciptakan suasana tenang, sekaligus menjadi “penanda waktu” alami bagi para tamu yang beraktivitas di dalam hotel.

Tak hanya menjadi hiburan, pertunjukan ini juga memberikan pengalaman budaya yang berkesan, terutama bagi tamu mancanegara yang ingin menikmati kekayaan seni khas Tatar Sunda.

General Manager Golf Club JNGR, , mengatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi menghadirkan nilai lebih dalam layanan hospitality.

“Inisiatif ini mencerminkan filosofi hospitality yang berfokus pada pengalaman, relevansi budaya, dan positioning jangka panjang. Musik tradisional Sumedang menjadi simbol harmoni antara tradisi, spiritualitas, dan layanan berkelas,” ujarnya.

Sementara itu, Founder Jatinangor Creative Community sekaligus Wakil Ketua Umum Paguyuban Seniman Budaya Sumedang (PSBS),  (Teh Nci), menilai ruang berekspresi bagi seniman di Jatinangor masih terbatas.

Ia berharap kolaborasi seperti ini dapat diperluas, tidak hanya di JNGR, tetapi juga ke hotel, restoran, dan kafe di wilayah Jatinangor hingga Kabupaten Sumedang.

“Sumedang adalah puseur budaya Sunda dengan banyak seniman berbakat. Seni harus menjadi pintu masuk bagi pergerakan ekonomi kreatif—mulai dari wisata, kuliner, hingga UMKM,” ungkapnya.

Senada, Ketua Umum PSBS, , menyebut bahwa seni tradisi perlu dikemas lebih adaptif dan kolaboratif agar mampu menjangkau ruang-ruang baru.

“Kami ingin ada respon dari pelaku usaha, pemerintah, hingga pegiat seni lainnya, agar pertunjukan seperti ini bisa terus berkembang dan memberi nilai tambah ke depan,” katanya.

Ia pun optimistis, dengan dukungan berbagai pihak, seni budaya Sumedang akan semakin maju dan mampu menembus level nasional hingga internasional.

(Pupuh)