SUMEDANG, eltaranews.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang sejak Rabu sore (8/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB memicu bencana longsor di Desa Mekarahayu, Kecamatan Sumedang Selatan.
Tebing yang runtuh disertai pohon, termasuk bambu, ambruk dan menimpa dua rumah warga di Dusun Ciranggon RT 01 RW 07.
Peristiwa tersebut mengakibatkan empat orang warga tertimbun material longsoran. Hingga malam hari, tiga korban berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara satu korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan bersama warga.
Camat Sumedang Selatan, Idi Suhandi, bergerak cepat menuju lokasi kejadian tak lama setelah menerima laporan. Dari lokasi, ia langsung berkoordinasi dengan Bupati Sumedang dan instansi terkait guna mempercepat penanganan.
“Saat ini kami berada di Desa Mekarahayu. Ada empat warga yang tertimbun, tiga sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit, sementara satu orang masih dalam proses pencarian,” ujarnya dari lokasi kejadian.
Akses menuju titik longsor yang sempit membuat proses evakuasi berlangsung dramatis. Kendaraan besar tidak dapat menjangkau lokasi, sehingga warga bersama tim gabungan harus melakukan evakuasi secara manual di tengah kondisi gelap dan tanah yang masih labil.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) turut berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi serta penanganan korban.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap satu korban yang masih tertimbun terus dilakukan. Aparat setempat mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dan risiko longsor susulan.
(Bahaep)
