Cuaca Ekstrem Picu Bencana, RAPI Sumedang Turun Tangan di Tengah Perayaan HUT ke-30

Sosial Terkini

Sumedang – eltaranews.com  Cuaca ekstrem yang melanda berbagai wilayah belakangan ini telah menimbulkan dampak serius terhadap infrastruktur dan keselamatan masyarakat. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, hingga puting beliung yang merusak permukiman dan fasilitas umum.

Kondisi ini menuntut masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah rawan bencana. Di sisi lain, kehadiran dan kesiapsiagaan negara menjadi hal yang sangat dibutuhkan dalam memberikan perlindungan, penanganan cepat, serta langkah mitigasi yang tepat.

Kabupaten Sumedang, dengan karakteristik wilayah berupa perbukitan dan pegunungan, menjadi salah satu daerah yang cukup terdampak. Dalam beberapa waktu terakhir, kejadian longsor terjadi cukup masif di berbagai titik, bahkan hingga menelan korban jiwa.

Terbaru, longsor terjadi di dua lokasi sekaligus, yakni di akses jalan menuju objek wisata alam Curug Cigorobok dan kawasan Cisoka. Material longsoran menutup badan jalan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan maupun warga.

Di tengah situasi tersebut, Anggota RAPI Wilayah 13 Kabupaten Sumedang yang dimotori oleh Ketua Lokal 07, Kang Yana (JZ10YLD), bersama anggota Satgas dengan sigap turun langsung ke lokasi. Selama dua hari, pada 17 hingga 18 April 2026, mereka berjibaku melakukan penanganan untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup longsor.

Ironisnya, kegiatan penanganan ini bertepatan dengan momen Hari Ulang Tahun ke-30 RAPI Wilayah 13 Kabupaten Sumedang. Rencana awal untuk menggelar kegiatan kebersamaan berupa “ngaliwet” atau makan bersama di Curug Cigorobok pun terpaksa dibatalkan.

“Hari ini tanggal 17 April adalah Hari Ulang Tahun RAPI Wilayah 13 yang ke-30. Tadinya kami mau kumpul-kumpul, tetapi karena kejadian ini terpaksa dibatalkan. Membuka jalan lebih penting dan sejalan dengan tujuan organisasi ini didirikan, yaitu membantu masyarakat dan berkolaborasi dengan pemerintah,” ujar Kang Yana saat ditemui di lokasi.

JZ10YLD Ketua RAPI Lokal 07 Sumedang Selatan

Aksi tersebut menjadi bukti nyata bahwa RAPI tidak hanya berperan dalam bidang komunikasi radio, tetapi juga aktif terlibat langsung dalam penanganan bencana. Dengan penuh semangat, para anggota tidak ragu turun ke lapangan, bahkan harus berkubang lumpur dan bekerja menggunakan alat sederhana demi membantu masyarakat.

Peran aktif organisasi seperti RAPI menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara masyarakat dan pemerintah, terutama dalam menghadapi kondisi darurat akibat bencana alam.

Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan menjadi contoh bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Bravo RAPI Wilayah 13 Kabupaten Sumedang. Selamat Hari Ulang Tahun ke-30. Semoga terus sukses dan selalu hadir memberikan manfaat bagi masyarakat dalam setiap kegiatan.

(Mpirus)