BKPRMI Sumedang Wisuda 648 Santri, Bupati: Generasi Qurani Harus Jadi Pilar Peradaban

Agama Pendidikan Terkini

SUMEDANG – eltaranews.com. Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Sumedang menggelar Haflah Musyahadah dan Wisuda Santri di GOR Tadjimalela Sumedang, Selasa (16/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, pengurus BKPRMI, para ustaz dan ustazah, orang tua santri, serta ribuan peserta dari berbagai kecamatan.
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan Hafas, SH., MM., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tahunan yang menjadi bentuk apresiasi terhadap para santri yang telah menyelesaikan pendidikan Al-Qur’an.

Menurut Ayi, Haflah Musyahadah bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi momentum penghargaan atas perjuangan para santri dalam mempelajari, membaca, dan memahami Al-Qur’an melalui proses pendidikan yang panjang.
“Hari ini merupakan momentum untuk memberikan apresiasi kepada para santri yang telah mengikuti proses pembelajaran dan munaqasyah. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan laporan pelaksanaan kegiatan, jumlah peserta munaqasyah yang mengikuti proses evaluasi dan ujian mencapai 2.382 santri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 648 santri mengikuti prosesi Haflah Musyahadah dan wisuda sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan mereka menyelesaikan jenjang pendidikan yang telah ditetapkan.
Ayi juga menyampaikan penghargaan kepada para guru mengaji dan orang tua yang selama ini mendampingi proses pendidikan Al-Qur’an para santri.
“Kami berharap haflah ini bukan menjadi simbol berakhirnya proses belajar, melainkan langkah awal untuk melanjutkan pendidikan Islam ke jenjang yang lebih tinggi. Anak-anak harus terus belajar agar tumbuh menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BKPRMI, para ustaz dan ustazah, serta seluruh pihak yang telah berperan dalam membina generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an.
Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, berilmu, dan memiliki daya saing di tengah perkembangan zaman.
Bupati mengajak seluruh santri untuk memaknai kegiatan Haflah Musyahadah sebagai bagian dari perjalanan membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Anak-anak yang hari ini diwisuda harus bersyukur dan terus melanjutkan belajar Al-Qur’an. Haflah ini akan menjadi kenangan dan sejarah yang berharga dalam kehidupan mereka. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup agar kelak menjadi generasi yang sukses, bahagia dunia dan akhirat,” ujar Dony.
Ia juga mengingatkan peran penting orang tua dalam menjaga semangat anak-anak untuk terus mengaji dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Haflah Musyahadah dan Wisuda Santri BKPRMI Kabupaten Sumedang berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan. Prosesi wisuda menjadi momen membanggakan bagi para santri dan orang tua yang selama ini mendampingi proses pendidikan Al-Qur’an. Acara tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen BKPRMI dalam mencetak generasi Qurani yang mampu menjadi pilar pembangunan moral dan peradaban bangsa.

(Bahaep)