SUMEDANG – eltaranews.com. Dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Sumedang dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Lebaran Anak Yatim di Aula Tampomas, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumedang Fajar Fadilla, Ketua Baznas Kabupaten Sumedang H. Ayi Subhan Hafaz, SH., MH., Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumedang H. Hamzah Rukmana, S.Ag., MM., para kepala perangkat daerah, sponsor, serta ratusan anak yatim dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumedang.
Ketua Baznas Kabupaten Sumedang H. Ayi Subhan Hafaz mengatakan, peringatan 10 Muharam bukan sekadar kegiatan seremonial pemberian santunan, melainkan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan harapan bagi anak-anak yatim.
“Lebaran anak yatim ini bukan hanya seremoni. Ini adalah wujud kebersamaan dan kepedulian kita agar anak-anak yatim tidak merasa sendiri. Kita ingin hadir memberikan semangat, kekuatan, dan harapan agar mereka terus berjuang menggapai masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Menurut Ayi, Baznas Sumedang tidak hanya fokus pada bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga terus mengembangkan program pemberdayaan masyarakat, termasuk bagi kelompok penyandang disabilitas.
Ia menyebutkan berbagai program yang telah dijalankan, mulai dari bantuan alat bantu mobilitas, dukungan usaha pembuatan kaki palsu oleh penyandang disabilitas, bantuan kendaraan modifikasi untuk kebutuhan dakwah, hingga pelatihan kewirausahaan bagi kelompok disabilitas.
“Komitmen kami adalah mengelola amanah para muzakki agar memberikan manfaat yang luas bagi mustahik. Salah satu tujuannya adalah mengubah mustahik menjadi muzakki melalui berbagai program pemberdayaan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Ayi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, Kementerian Agama, para muzakki, munfik, dan ASN yang telah menyalurkan zakat melalui Baznas.
Ia mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi ASN Kabupaten Sumedang dalam pembayaran zakat profesi melalui Baznas kini telah mencapai hampir 70 persen.
“Jika ASN tidak menyalurkan zakatnya melalui Baznas, mungkin kegiatan seperti hari ini tidak dapat terlaksana. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang H. Hamzah Rukmana menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dan masyarakat dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yatim.
“Kegiatan ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk hadir di tengah-tengah mereka, memberikan dukungan dan semangat agar mereka dapat tumbuh dan meraih cita-citanya setara dengan anak-anak lainnya,” kata Hamzah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat budaya berzakat, berinfak, dan bersedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Hakikat zakat adalah membiasakan diri untuk memberi, bukan meminta. Dengan zakat, infak, dan sedekah, kita memperkuat semangat berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumedang Fajar Fadilla yang mewakili Bupati Sumedang menyampaikan salam dari Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas di Bandung.
Fajar mengapresiasi Baznas Kabupaten Sumedang, Kementerian Agama, para sponsor, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas, Kementerian Agama, para sponsor, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan yang sangat positif ini,” ujarnya.
Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim, lansia, janda, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami tidak mungkin bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak agar bantuan yang diberikan dapat lebih maksimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Kepada anak-anak yatim yang hadir, Fajar memberikan motivasi agar terus semangat belajar dan menggapai cita-cita.
“Teruslah bermimpi setinggi langit. Jadilah bintang yang paling bersinar tanpa harus memadamkan cahaya bintang yang lain. Masa depan ada di tangan kalian,” pesannya.
Dalam kegiatan tersebut, Baznas Kabupaten Sumedang memberikan santunan kepada 250 anak yatim tingkat SD dan SMP yang berasal dari tujuh kelurahan di Kabupaten Sumedang. Kegiatan juga diisi dengan berbagai penampilan seni dan hiburan yang melibatkan anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.
Peringatan Lebaran Anak Yatim 1448 H diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah demi mewujudkan kesejahteraan bersama.
