SUMEDANG — eltaranews.com. Kabupaten Sumedang kembali menggeliatkan pembinaan sepak bola usia muda melalui Liga Sepak Bola U-21 antar-kecamatan se-Kabupaten Sumedang memperebutkan Piala Dony–Joshua. Kompetisi tersebut resmi dibuka di Lapangan Sepak Bola Ahmad Yani, Kabupaten Sumedang, Rabu (19/8/2026).
Turnamen ini menjadi wadah bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi ajang pencarian bibit-bibit potensial sepak bola asal Sumedang.
Ketua Panitia, Wawan Heryanto, mengatakan Sumedang memiliki banyak talenta sepak bola, baik putra maupun putri. Menurutnya, sejumlah putra-putri Sumedang bahkan telah mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional, termasuk di bidang sepak bola.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk ASKAB PSSI Sumedang, yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi tersebut.
“Selain pertandingan sepak bola, dalam kegiatan ini juga terdapat lomba jurnalistik, lomba media sosial, serta penghargaan untuk best player, best goalkeeper, top scorer dan best supporter,” ujar Wawan.
Total hadiah yang disiapkan dalam turnamen tersebut mencapai Rp132 juta.
Wawan menambahkan, kegiatan ini menjadi salah satu kompetisi sepak bola dengan nilai hadiah terbesar yang pernah diselenggarakan ASKAB PSSI Sumedang. Ia berharap seluruh pertandingan dapat berlangsung aman, tertib dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kami berharap ke depan sarana dan pelaksanaan sepak bola di Sumedang semakin profesional. Stadion Ahmad Yani ini diharapkan dapat menjadi ikon olahraga Kabupaten Sumedang dan mampu menjadi pusat kegiatan sepak bola yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Joshua Sirait, yang menjadi salah satu penggagas turnamen, mengatakan kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap perkembangan sepak bola di Kabupaten Sumedang.
Joshua mengaku ingin melihat langsung potensi pemain muda Sumedang dan membuka peluang bagi talenta-talenta terbaik untuk berkembang ke jenjang yang lebih tinggi.
“Saya datang sebagai orang yang antusias terhadap dunia sepak bola. Tujuan saya di sini mencari bibit-bibit unggulan, talenta-talenta unggulan, siapa tahu bisa bermain di Persib Bandung,” kata Joshua di hadapan para peserta.
Ia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen tersebut tidak menggunakan APBN maupun APBD, melainkan merupakan hasil gotong royong dan dukungan pendanaan dari pihaknya bersama sejumlah pihak lainnya.
Menurut Joshua, kompetisi tersebut bukan hanya bertujuan melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga mengajak generasi muda mengisi waktu dengan kegiatan positif.
“Daripada melakukan judi, berantem atau tawuran, lebih baik bermain sepak bola di lapangan. Kita ingin mendorong anak-anak melakukan kegiatan yang positif sekaligus meningkatkan minat dan bakat mereka,” ujarnya.
Joshua juga berpesan kepada seluruh peserta agar tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi tetap menjaga persaudaraan dan sportivitas.
“Tim yang menang jangan sombong, yang kalah jangan marah-marah. Ini olahraga untuk membangun sportivitas, daya juang dan yang paling penting mempersatukan kita semua,” katanya.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyambut positif penyelenggaraan Liga U-21 antar-kecamatan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Joshua Sirait dan panitia yang telah mendukung kegiatan pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Sumedang.
Dony menilai kompetisi U-21 merupakan ruang penting untuk mencari, menemukan dan membina talenta-talenta muda sepak bola daerah.
“Dengan kegiatan ini mudah-mudahan bisa melahirkan pemain muda Sumedang yang memiliki kemampuan teknis, mental juara, pekerja keras dan karakter yang kuat,” ungkap Dony.
Ia berharap dari kompetisi tersebut akan muncul pemain-pemain potensial yang mampu menembus level profesional, bahkan memperkuat klub-klub besar dan tim nasional Indonesia.
Dony juga mengingatkan seluruh pemain, ofisial dan suporter untuk menjaga suasana pertandingan tetap kondusif.
“Menang di lapangan, persaudaraan di luar lapangan. Bermain dengan hati, berjuang dengan sportif, hargai kawan, hargai lawan dan hargai wasit,” tegasnya.
Ia meminta tidak terjadi perkelahian, baik antar-pemain maupun antar-suporter.
Dony berharap Liga Sepak Bola U-21 Piala Dony–Joshua dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembinaan atlet muda di Kabupaten Sumedang.
“Semoga kegiatan ini menjadi kegiatan tahunan dan menghasilkan talenta-talenta muda sepak bola yang berbakat dari Kabupaten Sumedang, yang nantinya bisa masuk ke Persib maupun ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkasnya.
(Bahaep)
