Pendaftaran Calon Ketua Golkar Sumedang Dibuka Besok, SC Tegaskan Verifikasi Dukungan 30 Persen

Politik Terkini

Sumedang – eltaranews.com – Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang memastikan pendaftaran calon Ketua DPD Partai Golkar Sumedang periode mendatang resmi dibuka, Senin (5/10/2026).

Pendaftaran dibuka mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB sebagai bagian dari tahapan penjaringan menjelang pelaksanaan Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (6/10/2026) pukul 13.00 WIB di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor.

Ketua SC Musda XI, Asep Kurnia, mengatakan pihaknya bersama jajaran SC telah menerima mandat dari DPD Partai Golkar untuk memastikan seluruh tahapan Musda berjalan sesuai aturan.

“Besok kita membuka secara resmi pendaftaran calon Ketua DPD Partai Golkar. Pendaftaran dibuka mulai pukul 09.00 sampai 15.00 WIB,” ujar Asep dalam konferensi pers, Minggu (4/10/2026).

Anggota SC, Ipan Yudi Wibowo, menjelaskan terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi bakal calon. Di antaranya merupakan kader Partai Golkar dan memenuhi ketentuan masa keanggotaan serta pengalaman kepengurusan sesuai aturan organisasi.

Bakal calon juga diwajibkan memiliki pendidikan minimal Diploma III atau sederajat, aktif secara terus-menerus menjadi pengurus Partai Golkar pada berbagai tingkatan, mengikuti pendidikan dan pelatihan kaderisasi yang diselenggarakan Partai Golkar, serta bersedia meluangkan waktu untuk menjalankan tugas sebagai pengurus partai.

“Besok pendaftaran dibuka selebar-lebarnya. Siapa pun kader yang memenuhi persyaratan dipersilakan untuk mendaftar,” kata Ipan.

Setelah formulir dikembalikan, SC akan melakukan verifikasi terhadap kelengkapan administrasi dan persyaratan bakal calon.

Salah satu persyaratan penting adalah bakal calon harus memperoleh sedikitnya 30 persen dukungan dari pemegang hak suara.

Asep menjelaskan, dukungan tersebut nantinya tidak hanya diperiksa secara administratif, tetapi juga diverifikasi secara faktual.

“Verifikasi dilakukan secara administratif dan faktual terhadap surat dukungan tertulis dari pemegang hak suara. Kami akan melakukan konfirmasi dan klarifikasi untuk memastikan keabsahan dukungan tersebut,” jelasnya.

Menurut Asep, mekanisme tersebut dilakukan untuk memastikan dukungan yang diajukan benar-benar sah dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tahapan Musda, kata dia, meliputi pengumuman, pendaftaran, verifikasi hingga penetapan bakal calon. Setelah seluruh proses verifikasi selesai, bakal calon yang memenuhi ketentuan akan ditetapkan untuk mengikuti tahapan berikutnya dalam Musda XI.

Bahkan, apabila setelah dilakukan verifikasi administratif dan faktual terdapat calon yang telah memperoleh dukungan lebih dari 50 persen plus satu dari pemegang hak suara, maka calon tersebut dapat langsung ditetapkan sesuai mekanisme yang diatur dalam petunjuk pelaksanaan Musda.

SC juga menjelaskan mengenai hak suara organisasi yang didirikan dan mendirikan serta organisasi sayap Partai Golkar. Beberapa organisasi tersebut secara bersama-sama memiliki satu hak suara, bukan masing-masing organisasi memiliki satu suara.

Terkait dinamika sejumlah nama yang mulai muncul dalam bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Sumedang, Asep menegaskan SC tidak masuk dalam ranah tersebut.

“SC fokus bagaimana Musda ini berjalan kondusif, lancar dan sesuai aturan. Dinamika yang terjadi di lapangan, termasuk siapa yang akan mendaftar, bukan wilayah SC untuk memberikan komentar,” tegasnya.

SC, lanjut Asep, akan memberikan pelayanan yang sama kepada seluruh kader yang mengambil formulir dan mendaftarkan diri, kemudian melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang sendiri dijadwalkan berlangsung Selasa (6/10/2026). SC mengimbau insan media untuk hadir sejak proses pendaftaran dibuka agar dapat menyaksikan langsung seluruh tahapan pendaftaran.

“Mudah-mudahan semuanya berjalan kondusif. Besok kita berharap menjadi bagian dari sejarah baru dalam proses demokrasi Partai Golkar Sumedang,” pungkas Asep.

(Bahaep)