Sumedang – eltaranews.com – Lapangan Makodim 0610/Sumedang dipenuhi semangat kebersamaan dalam peringatan HUT ke-81 TNI, Senin (5/10/2026). Tak hanya berlangsung khidmat, momentum hari jadi TNI tahun ini juga menegaskan komitmen prajurit untuk menjadikan PRIMA—Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif—sebagai budaya dalam setiap pelaksanaan tugas.

Upacara yang digelar di Lapangan Upacara Makodim 0610/Sumedang, Jalan Pangeran Kornel No. 164, Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, tersebut mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Komandan Upacara dijabat Kapten Inf Munawar dan Perwira Upacara Kapten Inf Ade Army Barkah.
Upacara diikuti personel gabungan Kodim 0610/Sumedang, Yonif 301/Prabu Kiansantang, Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 339/Jaya Perkasa, Subdenpom III/2-1, Polres Sumedang, Komcad, serta FKPPI.
PRIMA Jadi Penegasan Pengabdian Prajurit
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menegaskan bahwa kepercayaan rakyat merupakan kehormatan sekaligus amanah besar bagi TNI.
Kepercayaan tersebut harus dijawab dengan pengabdian yang profesional, disiplin, responsif, berintegritas, serta mampu mengikuti perkembangan zaman dan dinamika lingkungan strategis.
Karena itu, PRIMA tidak sekadar menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan pelaksanaan tugas setiap prajurit.
Profesional berarti menguasai tugas dan tanggung jawab. Responsif berarti cepat membaca serta merespons perkembangan situasi. Integratif diwujudkan melalui sinergi dengan seluruh komponen bangsa.
Sementara Modern menuntut prajurit menguasai teknologi dan alutsista, sedangkan Adaptif berarti mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan lingkungan strategis serta berbagai ancaman yang semakin kompleks.
Polres Sumedang Bikin Kejutan
Ada momen menarik selepas upacara.
Di tengah suasana HUT ke-81 TNI, Polres Sumedang memberikan kejutan berupa tumpeng dan kue bolu khusus untuk prajurit TNI.
Kejutan tersebut diberikan kepada prajurit termuda dari Yonif TP 339/Jaya Perkasa.
Suasana pun berubah semakin hangat. Prajurit TNI dan personel Polri larut dalam kebersamaan, memperlihatkan soliditas dua institusi yang menjadi garda penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tumpeng dan kue tersebut bukan sekadar ucapan selamat ulang tahun. Momentum itu menjadi simbol eratnya sinergitas TNI-Polri di Kabupaten Sumedang.
Forkopimda Hadir, Soliditas Diperkuat
Peringatan HUT ke-81 TNI tingkat Kodim 0610/Sumedang turut dihadiri jajaran Forkopimda dan sejumlah tokoh Kabupaten Sumedang.
Hadir Bupati Sumedang H. Donny Ahmad Munir, S.T., M.M., Kapolres Sumedang AKBP Dr. Reza Ma’Ruffi, S.H., S.I.K., M.H., Ketua DPRD Sumedang Sidik Japar, Danyonif 301/PKS Letkol Inf Arie Tetuko, S.I.P., M.I.P., serta Danyon TP 339/Jaya Perkasa Mayor Inf Ahmad Rifai Siregar.
Turut hadir Kepala Pengadilan Negeri Sumedang Agus Ardianto, S.H., M.H., Kajari Sumedang Sarta, S.H., M.H., Dansub Denzibang 013/III Sumedang Letda Czi Didin Syafrudin, Ketua Pepabri Kabupaten Sumedang Mayor TNI (Purn.) Sukatmo, jajaran Persit KCK, serta para veteran Kabupaten Sumedang.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Sumedang menjadi momentum memperkuat profesionalisme dan semangat pengabdian prajurit sekaligus memperkokoh sinergitas TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Dengan semangat “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur,” Kodim 0610/Sumedang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah rakyat, menjaga keamanan wilayah, mendukung pembangunan, dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
