Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2026, Bupati Sumedang Tekankan Persaudaraan di Atas Kompetisi

Terkini

SUMEDANG – eltaranews.com – Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di halaman belakang Kantor Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Rabu (21/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir bertindak sebagai inspektur upacara. Deklarasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen para calon kepala desa agar menjalani seluruh tahapan pemilihan secara aman, damai, tertib, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Bupati Dony menegaskan bahwa deklarasi damai bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan mengandung makna, konsekuensi, serta tanggung jawab moral yang harus dilaksanakan oleh seluruh calon kepala desa.

Menurutnya, komitmen yang telah diucapkan bersama di hadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para tamu undangan harus menjadi pedoman bagi para calon dalam mengikuti kontestasi demokrasi di tingkat desa.

“Atas nama Pemerintah Daerah Sumedang, saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), TNI, Polri, Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh calon kepala desa yang telah bersedia mengabdikan diri untuk memimpin, melayani masyarakat, dan mendorong pembangunan di desa masing-masing.

Ia menilai, kesediaan menjadi calon kepala desa merupakan bentuk keberanian sekaligus tanggung jawab besar. Sebab, tidak semua orang bersedia mengambil peran sebagai pemimpin yang harus bekerja untuk kepentingan masyarakat.

“Tidak semua orang siap menjadi kepala desa. Tidak semua orang siap menjadi pemimpin yang akan mengabdi dan melayani rakyatnya serta berjuang melaksanakan pembangunan di desa,” ungkapnya.

Dony menyebutkan, dari sekitar 1,25 juta penduduk Sumedang, terdapat 293 orang yang siap mengikuti kompetisi untuk menjadi kepala desa. Menurutnya, para calon tersebut merupakan orang-orang yang telah memilih untuk mengambil tanggung jawab dalam membangun daerahnya.

Ia pun mengingatkan agar seluruh calon dapat berkompetisi secara sehat, tanpa mengorbankan hubungan persaudaraan dan kerukunan di tengah masyarakat.

“Kompetisi itu penting karena tanpa kompetisi tidak akan ada perubahan dan perbaikan. Namun, dalam berkompetisi kita harus tetap menjaga persaudaraan, perdamaian, dan keamanan,” tegasnya.

Bupati juga memahami bahwa para calon kepala desa telah melakukan berbagai upaya untuk memperoleh dukungan masyarakat, mulai dari sosialisasi, menyampaikan gagasan, hingga menawarkan program kerja. Ia berharap seluruh ikhtiar tersebut menjadi amal kebaikan apabila diniatkan sebagai bentuk pengabdian.

Lebih lanjut, Dony mengajak para calon untuk menyerahkan hasil akhir kepada Tuhan Yang Maha Esa setelah berusaha secara maksimal. Menurutnya, setiap calon harus tetap menjalani proses pemilihan dengan sungguh-sungguh dan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

Ia juga menyinggung pengalaman Sumedang dalam menyelenggarakan berbagai kontestasi politik, mulai dari pemilihan presiden, gubernur, legislatif, hingga pemilihan lainnya, yang menurutnya dapat berjalan dengan baik berkat keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Berkompetisi boleh, tetapi persaudaraan, perdamaian, dan keamanan berada di atas segalanya. Itu lebih penting daripada sekadar memenangkan kompetisi,” ujarnya.

Bupati berharap Pilkades Serentak 2026 dapat berlangsung lancar, aman, damai, dan kondusif. Ia menegaskan, menjaga suasana demokrasi yang sehat merupakan warisan berharga bagi masyarakat Sumedang.

Melalui deklarasi tersebut, seluruh calon kepala desa diharapkan mampu menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi, menerima hasil pemilihan dengan lapang dada, serta tetap menjaga persatuan masyarakat, siapa pun yang nantinya terpilih menjadi kepala desa.

Dengan demikian, Pilkades Serentak 2026 tidak hanya menjadi ajang memilih pemimpin desa, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan mendorong kemajuan pembangunan di Kabupaten Sumedang.

(Bahaep)