SUMEDANG – eltaranews.com. Pemerintah Kabupaten Sumedang melantik dan mengambil sumpah/janji 222 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terdiri dari pejabat administrator, pejabat pengawas, dan pejabat fungsional. Pelantikan berlangsung di Gedung Negara, Kabupaten Sumedang, Jumat (30/10/2026).
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan dan penguatan organisasi pemerintahan daerah, sekaligus mengisi kebutuhan jabatan, menyesuaikan struktur organisasi, serta memperkuat peran jabatan fungsional guna meningkatkan kinerja pelayanan publik.
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dalam sambutannya menegaskan, pelantikan bukan sekadar pergantian posisi maupun peningkatan jenjang karier, melainkan amanah baru yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.
“Di balik jabatan yang saudara emban terdapat tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui kerja, integritas, dan hasil kerja yang nyata. Ini bukan hanya perpindahan jabatan, tetapi amanah baru yang diharapkan menjadi energi baru bagi Pemerintah Kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Menurut Dony, pengangkatan, promosi, maupun mutasi merupakan kebutuhan organisasi pemerintahan yang harus dilaksanakan secara objektif, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hal tersebut didasarkan pada kebutuhan organisasi, kekosongan jabatan, penyesuaian struktur akibat pemberlakuan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), serta penguatan jabatan fungsional untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.
Ia juga mengingatkan bahwa sumpah jabatan tidak hanya mengandung konsekuensi pertanggungjawaban kepada pemerintah, pimpinan, dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT.
“Setiap orang adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawabannya. Untuk itu, laksanakan tugas dan amanah ini dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab, profesionalisme, kesungguhan, dan keunggulan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk senantiasa bersyukur atas kepercayaan dan kesempatan yang telah diberikan. Menurutnya, menjadi aparatur sipil negara (ASN) merupakan kesempatan yang sangat berharga, mengingat masih banyak masyarakat di luar sana yang berharap mendapatkan pekerjaan dan kesempatan menjadi ASN.
Dony menegaskan, salah satu bentuk nyata rasa syukur tersebut adalah dengan melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara maksimal.
“Jabatan adalah amanah yang harus menjadi berkah. Berkah itu berarti kebaikan, bukan menjadi kesulitan. Bagaimana jabatan bisa menjadi berkah? Caranya adalah dengan menjalankan tugas sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menghadirkan semangat, energi, dan kinerja baru dalam mendukung terwujudnya visi Sumedang Simpati, yakni Sumedang semakin maju menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap penguatan struktur organisasi dan penempatan aparatur sesuai kebutuhan dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.
(Bahaep)
