Babinsa Wanajaya Dampingi Pemeriksaan Kesehatan Warga di Tengah Keterbatasan Akses

Terkini

Sumedang–eltaranews.com – Wujud kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses kembali ditunjukkan oleh Babinsa Desa Wanajaya Koramil 1008/Buahdua, Sertu Deni Romdoni, yang bersinergi dengan Bidan Desa Wanajaya, kader kesehatan, serta mahasiswa KKN dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan warga Kampung Pasir Huni, Desa Wanajaya, Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang. Sabtu, 7/2/2026

Kegiatan tersebut tidak hanya sebatas pemeriksaan kesehatan, namun juga disertai bantuan evakuasi warga yang sakit untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Terbatasnya akses akibat jembatan gantung yang masih dalam proses pengerjaan menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Untuk mencapai lokasi warga, Bidan Desa bersama kader kesehatan dan mahasiswa KKN harus menyeberangi sungai menggunakan perahu. Sementara itu, Babinsa bersama masyarakat setempat turut membantu proses penyeberangan pasien melewati sungai menuju titik ambulans, sebelum selanjutnya dibawa ke Pustu maupun puskesmas terdekat.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bukti nyata peran aparat kewilayahan dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaan. Semangat gotong royong antara TNI, tenaga kesehatan, relawan, dan warga terlihat kuat demi memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan meski di tengah keterbatasan sarana.

Kondisi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II yang sangat dibutuhkan warga sebagai akses utama mobilitas masyarakat, khususnya dalam mendukung layanan kesehatan, pendidikan, serta aktivitas perekonomian.

Komandan Kodim 0610/Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., mengapresiasi sinergi seluruh unsur di lapangan yang telah menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Babinsa, Bidan Desa, kader kesehatan, mahasiswa KKN, dan masyarakat yang tetap mengutamakan keselamatan serta kesehatan warga meskipun sarana penyeberangan masih terbatas. Ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Dandim.

Ia menambahkan, keberadaan Jembatan Perintis Garuda Tahap II bersifat sangat mendesak bagi masyarakat Desa Wanajaya.

“Jembatan ini bukan hanya sarana penghubung, tetapi jalur vital untuk pelayanan kesehatan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi warga. Kodim 0610/Sumedang akan terus mendukung percepatan serta pengamanan proses pembangunannya agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat,” pungkasnya.