Sumedang-eltaranews.com. TK Alkausar kembali menggelar kegiatan tahunan Gebyar Penta Seni yang berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh peserta didik. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Barudak Alkausar Ngalanglang Buana”, sebagai gambaran perjalanan anak-anak mengenal beragam seni dan budaya dunia tanpa melupakan jati diri budaya lokal. Bertempat di Asia Plaza Sumedang, sabtu 13/12/2025..

Dalam gebyar tersebut, anak-anak menampilkan berbagai pertunjukan seni seperti bernyanyi, menari, serta kaulinan barudak. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang selalu mengangkat budaya Sunda secara penuh, tahun ini TK Alkausar memadukan tarian mancanegara seperti tarian Korea, India, hingga tarian yang tengah populer di kalangan anak-anak, menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan dunia anak yang kini akrab dengan media sosial.

Meski demikian, pihak sekolah menegaskan bahwa inti dari tema Ngalanglang Buana tetap bermuara pada pelestarian budaya. Budaya Sunda, khususnya budaya Sumedang, tetap menjadi pijakan utama. Anak-anak diajak “berkeliling dunia” melalui seni, namun tetap kembali pada identitas budaya daerah.
Kepala TK Alkausar Ria Jayanti S.pd, menyampaikan bahwa pendekatan ini dilakukan agar anak-anak tidak merasa bosan, sekaligus tetap relevan dengan perkembangan zaman. “Sekolah harus mengikuti dunia anak, tapi tetap menjaga nilai dan budaya,” ujarnya

Dalam kegiatan ini, TK Alkausar juga menghadirkan sejumlah tamu undangan penting, di antaranya Wakil Bupati Sumedang, unsur pemerintah daerah, pengawas TK, Camat Sumedang Utara, tokoh masyarakat, serta para orang tua murid. Kehadiran para tamu menjadi bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan dan pelestarian budaya sejak usia dini.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah, TK Alkausar turut menyatakan komitmennya mendukung Sumedang sebagai Pusat Budaya Sunda. Hal ini ditunjukkan dengan berbagai program sekolah yang menanamkan nilai seni dan budaya kepada anak-anak.
Ke depan, seni dan budaya akan semakin diperkuat dalam kurikulum sekolah. Mulai tahun ajaran mendatang, muatan seni dan budaya resmi masuk ke kurikulum, sejalan dengan kebijakan pendidikan terbaru. Saat ini, TK Alkausar telah menjalankan berbagai kegiatan pendukung seperti ekstrakurikuler pencak silat, program Rebo Nyunda, serta pengenalan lagu-lagu Sunda melalui pendekatan yang menyenangkan dan sesuai usia anak.
Melalui Gebiar Pentas Seni ini, TK Alkausar berharap dapat mencetak generasi yang unggul, kreatif, mengikuti perkembangan zaman, namun tetap berakar kuat pada nilai seni dan budaya daerah.
