Sumedang-eltaranews..com. Bertempat di pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Majelis Pengurus Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Sumedang dilantik yang dilanjutkan dengan pelaksanaan seminar Nasional yang dihadiri berbagai unsur kalangan akademisi, tokoh masyarakat, ormas Islam dan lainnya, Jum’at 14//11/2025.
Kamas Komara SPdi Ketua Orda ICMI Kabupaten Sumedang yang baru dilantik mengatakan, Ini dalam rangka kegiatan pelantikan pengurus ICMI Orda Kabupaten Semendang
sekaligus pelaksanaan seminar nasional tentang pencanangan Indonesia emas segerapan.
Alhamdulillah sudah hadir dari Ketua ICMI Orda Jawa Barat, ada dari Rektor, ada dari MBI,
Pak Kisra, sudah pada datang nih para tokoh-tokoh, sudah pada datang semuanya.
Mudah-mudahan pelantikan ini memberikan warna baru di Semedang,
karena ICMI pun juga untuk mengadvokasi bagaimana ketersediaan pangan di Semendang.
Kami berusaha terus dalam rangka menyambut,
bukan kelangkaan, ketersediaan pangan untuk pemenuhan giji di tiap-tiap dapur MBG.
Nah, kenapa ke sana memang ICMI itu diminta atau tidak minta harus hadir memberikan advokasi,
memberikan pencerahan dan sebagai ting-teng pemerintah sebagai mitra pemerintah
untuk pelaksanaan pembangunan di…ke… kalangan masyarakat.
Lebih lanjut Kamas Komara berharap,
Harapan kami nanti ke depan itu bukan hanya sebagai mitra tetapi juga sebagai ting-teng pembangunan di Sumedang.
Dukungan rekomendasi-rekomendasi yang bermanfaatkan itu.
Juga sebagai kontrol terhadap pelaksanaan pemerintahan.
Karena bagaimanapun juga masyarakat itu adalah sebagai pemegang kedaulatan.
Dalam hal ini ICMI pun juga hadir untuk menjembatani masyarakat
yang banyak kepentingan-kepentingan untuk mengunggulkan semua program-program pemerintah.
Dan juga untuk menguatkan program-program yang bagus.
ICMI juga hadir sebagai perkat dan pemersatu.
Sehingga di ICMI itu satu-satunya organisasi kemasyarakat
yang heterogen ya, beda dengan ormas-ormas lain.
Kenapa? Di ICMI itu ada birokrat, ada aparat, ada konglomerat, ada ormas, ormas islam.
Semuanya tergabung di ICMI.
Termasuk politisi, semuanya ada.
Satu-satunya organisasi yang paling bertender dan bergengsi adalah memang ICMI.
Karena di dalamnya berbagai-bagai.
Terutama ini didominasi oleh para akademisi.
Prof. Sutarman, ada Prof. Arifin, Dr. Patah, Dr. Samjobalah.
Ini yang hadir kurang lebih ada 20 dokter.
Semuanya datang di sini.
Dan semuanya memberikan sumbang saran.
Dan memberikan pencerahan terhadap sumedang.
Karena ini bukan organisasi profit.
Bukan organisasi bisnis.
Tetapi lebih pada edukasi ya.
Lebih pada edukasi menjembatani kepentingan-kepentingan.
Dan untuk kontrol terhadap pemerintah. Katanya
