“Mental Baja Ditempa di Yonif 301, Dony Bidik Sumedang Tembus 10 Besar Porprov Jabar”

Olahraga Terkini

Sumedang – eltaranews.com – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus mematangkan kesiapan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Selain menggenjot kemampuan fisik dan teknik, para atlet dan pelatih juga dibekali penguatan mental serta karakter melalui kegiatan Character Building di Batalyon Infanteri (Yonif) 301, Sabtu (3/10/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan akhir kontingen Sumedang sebelum berlaga pada Porprov XV Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung 7–20 November 2026, dengan pembukaan di Kota Bekasi dan penutupan di Kota Bogor.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengatakan, penguatan mental menjadi bagian penting dalam membentuk atlet yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memiliki keberanian, disiplin, fokus dan daya juang.

“Bertanding tidak hanya membutuhkan skill, otot dan teknik, tetapi juga membutuhkan mental baja. Bertanding membutuhkan disiplin, keberanian, fokus, daya juang dan keyakinan,” ujar Dony.

Menurutnya, keyakinan dan pola pikir positif menjadi modal penting bagi atlet ketika menghadapi pertandingan. Para atlet diminta tidak larut dalam kekhawatiran terhadap kekuatan lawan maupun berbagai kendala yang mungkin muncul.

“Pikirkan yang baik-baik, pikirkan yang positif, pikirkan yang optimis, pikirkan yang semangat. Jangan memikirkan hal-hal di luar itu, apalagi berpikir kendala dan negatif,” katanya.

Dony juga mengingatkan bahwa para atlet yang terpilih memperkuat kontingen merupakan putra-putri pilihan yang membawa nama Kabupaten Sumedang. Dari sekitar 1,2 juta penduduk Sumedang, hanya sekitar 250 lebih atlet yang mendapat kepercayaan untuk berlaga di Porprov XV.

“Tidak semua generasi muda bisa menggunakan baju kontingen Sumedang. Ketika para atlet bertanding, mereka bertanding atas nama 1,2 juta penduduk Sumedang. Itulah kehormatan,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta seluruh atlet memegang empat nilai utama dalam setiap pertandingan, yakni hati, keberanian, kedisiplinan dan kehormatan.

“Bertanding dengan hati, bertanding dengan keberanian, bertanding dengan disiplin, dan bertanding dengan kehormatan,” ujarnya.

Dony juga meminta atlet tidak minder ketika menghadapi lawan yang memiliki peringkat maupun pengalaman lebih tinggi. Menurutnya, setiap pertandingan harus dihadapi dengan keyakinan dan perjuangan maksimal hingga pertandingan berakhir.

“Jangan melihat dia ranking berapa di atas kita atau di bawah kita. Kita sedang bertarung dengan hati, keberanian, disiplin dan kehormatan. Itu yang paling penting,” katanya.

Ia menekankan pentingnya mental pantang menyerah. Menurut Dony, pertandingan olahraga tidak selalu dapat diprediksi secara matematis karena peluang kemenangan bisa muncul hingga detik-detik terakhir.

“Secara logika hanya sekian menit lagi, tidak mungkin dua gol bisa masuk. Tapi karena bertandingnya pantang menyerah, akhirnya dua gol bisa masuk di akhir dan kita menang. Itulah contoh bertanding pantang menyerah,” tuturnya.

Dony pun mengajak para atlet menanamkan komitmen untuk selalu siap bertanding, percaya diri, berjuang, tidak menyerah dan memberikan kemampuan terbaik bagi Kabupaten Sumedang.

“Siap bertanding. Siap percaya diri. Siap berjuang. Siap tidak akan menyerah. Dan siap memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Sumedang,” tegasnya.

Target Masuk 10 Besar

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dony mengungkapkan optimismenya terhadap peluang kontingen Sumedang untuk kembali menembus 10 besar klasemen Porprov Jawa Barat.

“Target kita, kalau saya berharap bisa kembali ke 10 besar Jawa Barat untuk Kabupaten Sumedang,” tegas Dony.

Menurutnya, target tersebut didukung berbagai persiapan yang telah dilakukan, mulai dari pembinaan fisik, teknik, keterampilan hingga penguatan mental dan karakter atlet.

“Saya lihat atmosfernya luar biasa. Ini menandakan atlet Sumedang benar-benar siap mental, siap fisik, siap lahir batin untuk menghadapi Porprov nanti,” ungkapnya.

Dony mengapresiasi KONI Kabupaten Sumedang yang telah menginisiasi kegiatan Character Building. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan dampak nyata terhadap kesiapan mental para atlet.

“Setelah selama ini kita dibina skill-nya, sekarang kita lengkapi dengan pembentukan karakter dan mental pejuang Sumedang,” katanya.

Selain kesiapan atlet, Dony menekankan pentingnya dukungan dan pelayanan terbaik terhadap seluruh kontingen. Ia mengapresiasi persiapan akomodasi serta berbagai kebutuhan atlet yang dilakukan KONI Sumedang.

Menurutnya, pembinaan olahraga harus dilakukan dengan standar yang semakin baik serta memiliki pembanding.

“Kalau kita mau maju, harus ada benchmarking, harus ada pembanding. Jangan seadanya,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama DPRD juga telah berupaya memenuhi kebutuhan kontingen, termasuk menyiapkan apresiasi bagi atlet yang nantinya berhasil mengukir prestasi pada Porprov XV Jawa Barat.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Sumedang Budi Arrianto mengatakan, berdasarkan perhitungan sementara, posisi Sumedang berada di kisaran 12 besar. Namun, peluang untuk menembus 10 besar masih terbuka.

“Menurut perhitungan kami, itu baru di angka 12 besar. Melesetnya di 10 besar,” ujar Budi.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Kabupaten Sumedang dan KONI berharap kontingen mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik pada Porprov XV Jawa Barat 2026.

Menutup arahannya, Bupati Dony mendoakan seluruh kontingen Sumedang diberikan kelancaran dan kesuksesan selama mengikuti kompetisi.

“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran, kekuatan, keselamatan dan kesuksesan bagi seluruh kontingen Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.