SUMEDANG – eltaranews com. Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menegaskan pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan yang berperan penting dalam pendidikan, dakwah, sosial, dan pembinaan akhlak.
Hal itu disampaikan Dony saat menghadiri Sosialisasi Tata Cara Pengelolaan Hibah Keagamaan Perubahan APBD Kabupaten Sumedang Tahun 2026 di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (26/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 63 peserta dari 28 lembaga keagamaan untuk meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan hibah sesuai ketentuan dan prinsip akuntabilitas.
“Apalah artinya kalau kami bekerja sendiri tanpa berkolaborasi dengan seluruh komponen yang ada di Kabupaten Sumedang. Bapak dan Ibu beserta lembaganya masing-masing merupakan bagian penting dari kolaborasi dalam membangun Sumedang,” ujar Dony.
Menurutnya, lembaga keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat, menjaga kerukunan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis hingga pelosok desa.
Dony berharap hibah keagamaan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan dana secara tertib, transparan, dan akuntabel agar tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemerintah daerah, lanjutnya, berperan sebagai kolaborator yang menyatukan potensi berbagai elemen masyarakat demi mewujudkan pembangunan Sumedang yang lebih baik.
