Ekosistem Budaya Meriahkan HJS ke-448, Sumedang Dorong Pelestarian hingga Target UNESCO

Terkini

Sumedang – eltaranews.com. Peringatan Hari Jadi Sumedang (HJS) ke-448 diwarnai kemeriahan seni dan budaya melalui gelaran Panggung Ekosistem Budaya Sumedang yang digelar di halaman MPP, Jumat (24/04/2026).

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumedang, M. Budi Akbar, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang interaksi antara pemerintah, masyarakat, komunitas seni, hingga pelaku budaya dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.
Menurutnya, ekosistem budaya tidak sekadar pertunjukan, melainkan sarana strategis untuk pelestarian dan pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar tumbuh rasa bangga sebagai orang Sumedang serta menjadi pewaris budaya daerah.
“Melalui kegiatan ini kita ingin memastikan budaya tidak hanya dipentaskan, tetapi juga hidup, diwariskan, dan dilindungi,” ujarnya.
Ia menegaskan, berbagai warisan budaya tak benda (WBTB) Sumedang seperti adat istiadat, upacara tradisi, hingga seni Tarawangsa dan Kuda Renggong perlu terus diperkuat statusnya, baik di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Bahkan, pemerintah daerah memiliki harapan agar sejumlah warisan budaya Sumedang dapat diusulkan menjadi Warisan Budaya Dunia UNESCO. Namun, hal tersebut membutuhkan kajian ilmiah, dukungan maestro, serta kelengkapan administrasi yang matang.
Selain aspek pelestarian, kegiatan ekosistem budaya juga dinilai memberi dampak luas bagi masyarakat. Mulai dari edukasi dan hiburan, peningkatan ekonomi melalui UMKM, peluang kreator konten, hingga penguatan sektor pariwisata dan dunia akademik.
“Dampaknya bukan hanya budaya, tapi juga ekonomi, pariwisata, hingga penguatan nasionalisme dan patriotisme masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak, termasuk dunia usaha dan media, dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah sesuai amanat konstitusi.
Peringatan HJS ke-448 tahun ini pun tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi momentum penguatan identitas dan arah pengembangan budaya Sumedang ke depan.
(Bahaep)