SUMEDANG – eltaranews.com. Karaton Sumedang Larang kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan budaya melalui Festival Tradisi Karaton Sumedang Larang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian tradisi serta warisan budaya Kasumedangan yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Salah satu agenda utama dalam festival tersebut adalah Kirab Alit dan Jamasan Pusaka yang akan dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini dipusatkan di Pelataran dan Gedung Srimanganti Karaton Sumedang Larang.
Kirab Alit dan Jamasan Pusaka menjadi momentum penting dalam rangkaian tradisi Karaton Sumedang Larang, khususnya dalam merawat serta menghormati benda-benda pusaka sebagai bagian dari warisan sejarah dan kebudayaan masyarakat Sumedang.
Selain Kirab Alit dan Jamasan Pusaka, Festival Tradisi Karaton Sumedang Larang juga menghadirkan sejumlah kegiatan lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan Nyuguh Agung pada Kamis, 13 Agustus 2026, mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai.
Selanjutnya, pada 14–16 Agustus 2026 akan digelar Bazaar UMKM yang menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan serta memasarkan berbagai produk kepada masyarakat dan pengunjung.
Rangkaian festival kemudian ditutup dengan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Seluruh rangkaian kegiatan bertempat di kawasan Bale Agung Srimanganti Karaton Sumedang Larang, Jalan Prabu Geusan Ulun No. 40B, Kelurahan Regol Wetan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Melalui festival ini, Karaton Sumedang Larang tidak hanya menghadirkan kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai tradisi, sejarah, dan budaya Kasumedangan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Masyarakat diharapkan dapat turut menyaksikan serta memeriahkan rangkaian Festival Tradisi Karaton Sumedang Larang sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya daerah.
(RED)
