Sumedang – eltaranews.com Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus diwujudkan melalui aksi nyata di Kabupaten Sumedang. Kali ini, Kartika Grup menghadirkan Dapur Makan Gratis yang berlokasi di kawasan Talun, Kecamatan Sumedang Utara, dengan menyediakan sebanyak 250 porsi makanan setiap hari bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dapur Makan Gratis tersebut resmi dibuka pada Minggu (1/11/2026). Program sosial yang didukung Hj. Wida, A. Rendy, dan Teh Mega ini menjadi bentuk kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat, sekaligus upaya menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial.
Dari total 250 porsi makanan yang disediakan setiap hari, sebanyak 50 porsi dialokasikan khusus bagi masyarakat Kelurahan Talun yang membutuhkan melalui sistem kupon. Sementara 200 porsi lainnya diperuntukkan bagi masyarakat umum, termasuk pengemudi ojek online, tukang becak, serta warga lainnya.
Menariknya, Dapur Makan Gratis ini tidak hanya berorientasi pada pemberian makanan, tetapi juga mengedepankan pelayanan yang mengutamakan kenyamanan dan penghargaan terhadap penerima manfaat.
Setiap pengunjung dilayani layaknya pelanggan restoran, mulai dari penyajian makanan hingga menikmati hidangan. Untuk menjaga konsep pelayanan tersebut, makanan disediakan khusus untuk disantap langsung di tempat dan tidak diperkenankan dibawa pulang.
Camat Sumedang Utara, Ili, yang hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kartika Grup atas kepedulian serta inisiatif sosial yang telah diwujudkan melalui program tersebut.
Menurutnya, kegiatan berbagi seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan. Ia berharap langkah Kartika Grup dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut menyisihkan sebagian rezekinya demi membantu sesama.
“Mudah-mudahan ke depannya ini menjadi inspirasi bagi kita semua agar bisa menyisihkan sebagian harta untuk membantu orang-orang yang membutuhkan,” ungkapnya.
Kehadiran Dapur Makan Gratis Kartika Grup menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui program ini, tidak ada sekat antara pemberi dan penerima. Semuanya dipertemukan dalam semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong.
Diharapkan, program Dapur Makan Gratis tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan serta menginspirasi lebih banyak pelaku usaha, komunitas, dan elemen masyarakat lainnya untuk berkontribusi membantu sesama di Kabupaten Sumedang.
(Bahaep)
