Pasca Kirab Mahkota Binokasih, Kunjungan Wisatawan Asing ke Museum dan Keraton Sumedang Larang Meningkat

Budaya Terkini

SUMEDANG – eltaranews.com. Gelaran Kirab Mahkota Binokasih Sanghyang Pake dalam rangka Milangkala Tatar Sunda yang berlangsung pada 2–16 Mei 2026 membawa dampak positif terhadap sektor pariwisata budaya di Kabupaten Sumedang. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Museum dan Keraton Sumedang Larang.

Hal tersebut disampaikan oleh Radya Anom R. Luky Djohari Soemawilaga. Menurutnya, dalam kurun waktu satu bulan pasca penyelenggaraan kirab mahkota, tercatat lebih dari 20 wisatawan asing berkunjung ke Museum dan Keraton Sumedang Larang.
“Pasca Kirab Mahkota Binokasih dalam rangka Milangkala Tatar Sunda, kunjungan wisatawan asing mengalami peningkatan. Dalam satu bulan terakhir sudah lebih dari 20 orang wisatawan dari Kanada, Amerika, dan kawasan Skandinavia yang datang berkunjung,” ujar Luky.
Ia menjelaskan, sebagian besar wisatawan tersebut tertarik untuk melihat secara langsung Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, yang merupakan salah satu simbol penting dalam sejarah dan peradaban Kerajaan Sunda.

Menurutnya, tingginya minat wisatawan asing tidak terlepas dari luasnya pemberitaan media dan viralnya berbagai konten terkait Kirab Mahkota Binokasih yang tersebar melalui platform digital dan media sosial.

“Beberapa wisatawan asing mengaku mengetahui keberadaan mahkota dan sejarah Keraton Sumedang Larang setelah melihat pemberitaan dan dokumentasi kirab mahkota yang viral di berbagai media,” katanya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa promosi budaya berbasis media digital mampu menembus batas-batas geografis dan memperkenalkan warisan budaya Sunda kepada masyarakat dunia. Di era globalisasi saat ini, akses informasi dan komunikasi yang begitu cepat memungkinkan pertukaran budaya serta mobilitas wisatawan lintas negara berlangsung semakin intensif.
Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara tersebut diharapkan menjadi momentum bagi pengembangan wisata sejarah dan budaya di Sumedang. Selain memperkenalkan nilai-nilai warisan leluhur Sunda, kehadiran wisatawan asing juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
Museum dan Keraton Sumedang Larang sendiri merupakan salah satu destinasi wisata sejarah unggulan di Kabupaten Sumedang yang menyimpan berbagai koleksi peninggalan kerajaan, termasuk Mahkota Binokasih Sanghyang Pake yang memiliki nilai historis tinggi bagi masyarakat Sunda. Dengan semakin dikenalnya warisan budaya tersebut di tingkat internasional, Sumedang berpeluang menjadi salah satu tujuan wisata budaya yang diperhitungkan di Indonesia.

(Bahaep)