Sumedang – eltaranews.com. Pemerintah Kabupaten Sumedang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang nyata, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat dalam momentum Hari Jadi Sumedang (HJS) ke-448 tahun 2026.
Dalam sambutannya, pemerintah daerah menyampaikan bahwa sektor pertanian diproyeksikan menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada tahun 2025, yakni sebesar 20,25 persen. Hal ini menegaskan posisi strategis pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Selain itu, berbagai program unggulan terus digulirkan, di antaranya Program Simpati yang memberikan insentif kepada ribuan kader posyandu, satrimas, dan guru non-formal. Tak hanya itu, Program Akte Ibu juga menjadi perhatian khusus sebagai bentuk penghormatan terhadap peran ibu sebagai pilar utama keluarga.
Pemerintah Kabupaten Sumedang juga menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis nasional, seperti makan bergizi gratis, pembangunan tiga juta rumah, sekolah rakyat, layanan cek kesehatan gratis, hingga penguatan pembangunan desa.
Dalam aspek pembangunan, sejumlah capaian turut disampaikan, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan melalui rehabilitasi ruang kelas, pembangunan infrastruktur desa untuk memperlancar akses ekonomi, hingga penguatan sektor UMKM melalui pelatihan dan bantuan sarana prasarana.
Di sektor pertanian, upaya revolusi pertanian terus dilakukan melalui perbaikan irigasi, pembangunan jalan usaha tani, serta pemberian bantuan alat dan mesin pertanian, pupuk, dan benih bagi para petani.
Meski demikian, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat atas kontribusi dalam pembangunan, sekaligus menyampaikan permohonan maaf karena belum semua harapan masyarakat dapat terpenuhi secara maksimal.
“Kami menyadari masih ada kekurangan. Namun, komitmen kami tetap kuat untuk terus bekerja keras, melakukan perbaikan, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sumedang,” ungkapnya.
Dengan mengusung tema “Simpati, Kadeuleu, Karampa, Karasa”, peringatan HJS ke-448 menekankan bahwa setiap program pembangunan harus benar-benar terlihat, terukur, terasa manfaatnya, dan berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi teladan dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan publik, serta mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kepercayaan terhadap pemerintah.
Kepercayaan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
Ke depan, Sumedang diharapkan mampu menjadi kabupaten yang semakin maju, sejahtera, dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Peringatan HJS ke-448 pun ditutup dengan semangat kebersamaan melalui seruan:
“Sumedang Simpati! Sumedang Semakin Maju! Sumedang 2026 Makin Juara!”
