SUMEDANG – eltaranews com. Tongkat estafet kepemimpinan Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 301/Prabu Kiansantang (PKS) resmi berganti. Jabatan Danyonif 301/PKS diserahterimakan dari Letkol Inf Arie Tetuko, S.I.P., M.I.P., kepada Letkol Inf Ridwan Maulana, S.E., dalam upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang digelar di Lapangan Siliwangi Yonif 301/PKS, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan, dihadiri Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 15/Kujang II Kolonel Inf Rommy Sakti Alamsyah, Wabup Aldilla, Forkopinda dan jajaran perwira, prajurit Yonif 301/PKS, serta Persit dan keluarga besar satuan.
Dalam sambutan perpisahannya, Letkol Inf Arie Tetuko menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh prajurit serta keluarga besar Yonif 301/PKS atas dukungan, loyalitas, dan kebersamaan selama dirinya memimpin satuan tersebut.
Ia mengungkapkan, selama kurang lebih 1 tahun 10 bulan menjalankan tugas sebagai Danyonif 301/PKS, banyak pengalaman, perjuangan, serta kenangan yang terukir bersama seluruh prajurit.
Menurutnya, keberhasilan dalam menjalankan tugas tidak terlepas dari soliditas, dedikasi, dan dukungan seluruh personel beserta keluarga.
“Atas nama pribadi dan keluarga, saya mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan dan loyalitas yang telah diberikan. Banyak cerita dan pengalaman selama bertugas di Yonif 301/PKS,” ungkapnya.
Arie juga memohon pamit kepada seluruh keluarga besar Yonif 301/PKS seiring berakhirnya masa tugasnya sebagai komandan batalyon. Meski demikian, ia berharap hubungan silaturahmi dan persaudaraan tetap terjaga meskipun nantinya bertugas di tempat berbeda.
Sementara itu, Danyonif 301/PKS yang baru, Letkol Inf Ridwan Maulana, S.E., dalam sambutan perdananya memperkenalkan diri beserta keluarga. Ia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat mengemban amanah sebagai Komandan Yonif 301/PKS.
Ridwan mengisahkan perjalanan hidupnya yang berasal dari keluarga sederhana di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Perjuangan dan kerja keras orang tuanya dalam membesarkan serta menyekolahkan anak-anak menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya hingga berhasil menjadi seorang perwira TNI AD.
Ia juga menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada kedua orang tuanya yang hadir dalam kegiatan tersebut, seraya mengungkapkan bahwa keberhasilan yang diraihnya tidak terlepas dari doa, pengorbanan, dan pendidikan keluarga.
Dalam kesempatan itu, Ridwan turut memberikan apresiasi kepada Letkol Inf Arie Tetuko atas dedikasi dan kepemimpinannya selama bertugas di Yonif 301/PKS.
Ia berharap berbagai hal positif yang telah dibangun oleh pejabat sebelumnya dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Ridwan juga meminta dukungan serta kerja sama seluruh prajurit dalam menjalankan tugas ke depan.
“Saya berharap apabila dalam pelaksanaan tugas nanti terdapat hal-hal yang belum sesuai dengan ketentuan, seluruh jajaran tidak segan memberikan teguran dan masukan sebagai bahan evaluasi,” ujarnya.
Danbrigif 15/Kujang II Kolonel Inf Rommy Sakti Alamsyah dalam arahannya menegaskan bahwa kebanggaan terhadap satuan merupakan salah satu kekuatan utama yang harus terus ditanamkan dalam diri setiap prajurit.
Menurutnya, kehormatan dan marwah satuan harus dijaga melalui loyalitas, disiplin, dedikasi, serta prestasi dalam setiap pelaksanaan tugas, baik di medan operasi maupun saat berada di pangkalan.
Ia juga menyinggung pengalaman penugasan bersama Letkol Inf Arie Tetuko di daerah operasi. Sejumlah operasi yang pernah dilaksanakan bersama berhasil menunjukkan profesionalisme dan kemampuan prajurit dalam menjalankan tugas negara.
Danbrigif menyampaikan apresiasi atas kinerja dan pengabdian Arie Tetuko selama memimpin Yonif 301/PKS, termasuk berbagai prestasi yang telah ditorehkan satuan dalam pelaksanaan tugas operasi maupun pembinaan di pangkalan.
Kepada pejabat baru, Kolonel Rommy menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat mengemban amanah sebagai Danyonif 301/PKS. Ia berharap kepemimpinan baru mampu melanjutkan serta meningkatkan prestasi dan kehormatan satuan.
“Selama berdinas, berikan yang terbaik. Bangun kebanggaan terhadap satuan dan pupuk terus persaudaraan. Karena soliditas dan kebersamaan prajurit akan menjadi kekuatan yang tetap terjaga hingga masa pengabdian berakhir,” pesannya.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi TNI AD dalam rangka pembinaan personel, regenerasi kepemimpinan, serta menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas satuan.
Dengan kepemimpinan baru, Yonif 301/PKS diharapkan semakin profesional, solid, tangguh, dan senantiasa siap menjalankan setiap tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
(Bahaep)
