SUMEDANG – eltaranews.com. Keraton Sumedang Larang kembali menjadi tujuan wisata sejarah dan budaya bagi wisatawan mancanegara. Sebanyak 20 pengunjung dari berbagai negara mengunjungi Keraton Sumedang Larang pada Senin (20/7/2026) untuk mempelajari sejarah, benda-benda pusaka, serta nilai-nilai budaya Sunda.
Rombongan tersebut berasal dari beberapa negara, di antaranya Kanada, Amerika Serikat, Malaysia, dan Brunei Darussalam, serta diikuti peserta dari sejumlah daerah di Indonesia.
Selama berada di lingkungan keraton, rombongan dipandu oleh Rd. Asep Fadil Sulaeman Adiwinata yang mewakili pihak Keraton Sumedang Larang. Ia memperkenalkan berbagai koleksi peninggalan para leluhur Sumedang, termasuk benda-benda bersejarah yang menjadi bagian penting perjalanan Kerajaan Sumedang Larang.
Salah seorang peserta rombongan, Bruce, menjelaskan bahwa tujuan kunjungan tersebut bukan sekadar melihat koleksi pusaka, tetapi juga untuk belajar mengenai sejarah, filosofi, dan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya Sunda.
“Kami datang bukan hanya untuk melihat barang-barang atau pusaka, tetapi untuk belajar. Nilai-nilai yang berasal dari tanah Sunda ini sangat penting diketahui oleh masyarakat dari berbagai negara,” ujarnya.
Bruce mengatakan, dirinya sengaja mengajak peserta dari berbagai negara karena meyakini warisan budaya Sunda memiliki nilai universal yang dapat dipelajari oleh masyarakat dunia.
Menurutnya, filosofi yang dipelajari di Keraton Sumedang Larang mengedepankan nilai kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kasih kepada sesama manusia sebagai dasar persatuan.
“Prinsip kasih kepada Yang Maha Esa dan kasih kepada sesama merupakan fondasi yang dapat menyatukan manusia, bukan memisahkan,” katanya.
Ia juga mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti pembelajaran di Keraton Sumedang Larang dan berharap semakin banyak masyarakat, termasuk warga Sumedang sendiri, mengenal kekayaan sejarah serta budaya daerahnya.
Sementara itu, pihak Keraton Sumedang Larang menyambut baik kunjungan wisatawan mancanegara tersebut. Kehadiran para tamu dari berbagai negara dinilai menjadi bukti bahwa Keraton Sumedang Larang terus mendapat perhatian sebagai destinasi wisata sejarah, budaya, dan edukasi yang memiliki daya tarik hingga tingkat internasional.
Kunjungan ini sekaligus memperkuat posisi Keraton Sumedang Larang sebagai pusat pelestarian sejarah dan budaya Sunda yang terus membuka ruang dialog, pembelajaran, serta pertukaran wawasan bagi masyarakat dari berbagai penjuru dunia.
(Bahaep)
