Untuk yang kesekian kalinya kejuaraan Dunia olah raga bergengsi Paralayang atau yang dikenal dengan WEST JAVA PARAGLIDING CAMPIONSHIP dilaksanakan di kota Tahu Sumedang Jawa Barat. Kali ini melibatkan 13 Negara Peserta dan 88 orang pilot yang turut berlaga, berawal di Batudua sebagai lapangan take off berakhir landing dilapangan Sekolah Rakyat Kecamatan Ujungjaya dan lapangan PPS (Pusat Pemerintahan Sumedang).
Olahraga bergengsi yang satu ini memerlukan biaya yang cukup mahal, sebab melibatkan jumlah banyak orang selain official kegiatan ini, diperlukan juga juga tim pantau yang memantau kegiatan pilot sejak mulai terbang hinga landas, sebab belum tentu seorang pilot dapat mendarat pada tempat yang telah ditentukan mengingat lajunya penerbangan tidak hanya mengandalkan keapiawaian seorang pilot namun sangat bergantung juga kekuatan angin berhembus. Bahkan ketika angin berhembus sangat kencang pilot sangat sulit mengendalikan parasutnya hingga terkadang melenceng jauh dari sasaran.
Guna pelaksanaan pemantauan peserta, Ketua Pelaksana kegiatan ini, Aries Pribaya mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) mengingat personil RAPI ada dimana mana dan tersebar disetiap pelosok. Anggota RAPI selain sebagai Pemantau juga sebagai pusat informasi keadaan pilot yang berlaga sejak mulai tinggal landas sampai mendarat. “tepat dilokasi pendaratan atau diluar lokasi pendaratan bahkan pendaratan darurat, hingga kemudian memberikan informasi kepada official penjemputan dimana sang pilot mendarat”, ujarnya.
Untuk kejuaraan tahun ini akan dicoba menempuh rute baru dengan titik landasan Sekolah Rakyat Desa Kebomcau Kecamatan Ujungjaya yang memakan waktu tempuh 2 jam 30 menit hingga 3 jam perjalanan, dengan rute ini memelukan pengawasan pantau yang cukup seirus mengingat jarak tempuh yang cukup panjang serta titik landasan yang berada di perbatasan, Sekretaris RAPI Wilayah 13 Sumedang, Mpi T. Rus JZ10YCZ, melakukan kerjasama pemantauan bersama dengan RAPI Wilayah Indramayu dan RAPI Wilayah Majalengka. “kegiatan ini selain mempererat silaturahi darat atau kumpul bareng kopi darat sesuai dengan motto rukun diudara akrab didarat dan iman dihati”.
Turut hadir pada acara Pembukan kejuaraan tersebut Komandan Satgas RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Asep Soerjono JZ10IIM, Pada kesempatan ini IIM juga mewakili Pengurus RAPI Daerah 10 Jawa Barat mengucapkan terima kasih kepada RAPI Wilayah Sumedang, Majalengka dan Indramayu atas partisipasi serta kerjasama 3 Wilayah Kabupaten yang melakukan bantuan komunikasi dalam kejuaran dunia West Java Paragliding Championsip. Selanjutnya IIM berharap agar anggota RAPI di Jawa Barat tetap Rukun diudara Akrab didarat dan dengan iman dihati tetap bersatu saling bahu membahu membantu setiap kegiatan pemerintah terutama menjaga kesetabilan alam serta memonitor gangguan.
