SUMEDANG – eltaranews com. Sejarah Kabupaten Sumedang diperkaya dengan temuan baru mengenai jejak peradaban manusia purba. Melalui kajian ilmiah yang melibatkan para ahli arkeologi, geologi, dan paleontologi, kehidupan manusia di wilayah Sumedang diperkirakan telah berlangsung sejak zaman Pleistosen.
Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpora Kabupaten Sumedang, Muhammad Budi Akbar, mengatakan selama ini sejarah Sumedang lebih banyak dikenal dimulai dari era kerajaan, masa kolonial, hingga pascakemerdekaan. Namun, hasil penelitian terbaru menunjukkan adanya bukti-bukti yang mengindikasikan kehidupan manusia telah ada jauh sebelum periode tersebut.
Menurutnya, kajian tersebut mencakup periode Paleolitikum, Mesolitikum, hingga Neolitikum. Temuan itu telah dibukukan dalam sebuah karya berjudul Jejak Peradaban Purba di Sumedang yang mengulas berbagai tinggalan kebudayaan purba, khususnya di wilayah Desa Jembarwangi dan Desa Darmawangi, Kabupaten Sumedang.
“Buku ini bukan sekadar cerita, tetapi disusun berdasarkan hasil kajian ilmiah dari para arkeolog, geolog, dan paleontolog,” ujar Budi Akbar, Jum’at 6/8/2026.
Ia menjelaskan, buku setebal 248 halaman yang diterbitkan oleh Rumah Literasi Publishing Jakarta tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat, pelajar, akademisi, maupun pemerhati sejarah yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai jejak peradaban purba di Kabupaten Sumedang.
Budi Akbar menilai, hasil penelitian tersebut tidak hanya memperkaya sejarah Sumedang, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan sejarah Jawa Barat, Indonesia, bahkan sejarah peradaban dunia. Ia pun mengajak masyarakat yang berminat untuk memperoleh buku tersebut melalui Bidang Kebudayaan Disbudpora Kabupaten Sumedang.
(Bahaep)
